Chelsea Tumbang 0-3 dari Brentford, Xabi Alonso Soroti Sejumlah Masalah Besar
Pemain Chelsea Morgan Rogers mengontrol bola dalam laga Premier League antara Brentford vs Chelsea di London, Inggris, Jumat, 18 September 2026 (c) AP Photo/Dave Shopland
Chelsea harus pulang dengan hasil mengecewakan setelah menelan kekalahan 0-3 dari Brentford pada pekan kelima Premier League 2026/2027. Bertanding di Gtech Community Stadium, The Blues sebenarnya mampu memberikan perlawanan cukup baik pada paruh pertama.
Namun, situasi berubah drastis setelah turun minum. Brentford meningkatkan intensitas permainan dan berhasil memanfaatkan sejumlah kelemahan Chelsea. Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho menjadi pencetak gol yang memastikan tiga poin untuk tuan rumah.
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, mengakui bahwa timnya masih memiliki sejumlah aspek yang harus segera diperbaiki.
Duel Bertahan Chelsea Kurang Maksimal
Salah satu masalah yang menjadi perhatian adalah kemampuan Chelsea dalam memenangkan duel di area pertahanan.
Pada babak pertama, The Blues masih mampu menjaga organisasi permainan sehingga Brentford kesulitan mendapatkan peluang berbahaya. Akan tetapi, konsistensi tersebut tidak mampu dipertahankan sepanjang pertandingan.
Selepas jeda, Brentford tampil lebih agresif. Chelsea mulai kesulitan memenangkan perebutan bola dan memberikan lebih banyak ruang kepada pemain tuan rumah.
Alonso menilai timnya perlu menunjukkan intensitas dan konsistensi yang lebih baik, khususnya ketika menghadapi tekanan lawan.
Situasi Bola Mati Kembali Menjadi Ancaman
Pertahanan Chelsea dalam menghadapi set piece juga menjadi sorotan. Kebuntuan pertandingan akhirnya pecah ketika Jaidon Anthony membawa Brentford unggul melalui situasi yang berawal dari sepak pojok.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah tertinggal, Chelsea tidak lagi mampu mempertahankan struktur permainan seperti yang mereka lakukan pada babak pertama.
Namun, Alonso melihat persoalan timnya tidak terbatas pada pertahanan bola mati. Proses membangun serangan dari belakang juga tidak berjalan efektif ketika Brentford mulai meningkatkan tekanan.
Chelsea kesulitan mengalirkan bola secara rapi dari lini pertahanan menuju lini serang. Akibatnya, The Blues tidak mampu memberikan tekanan berkelanjutan kepada pertahanan Brentford.
Chelsea Kehilangan Kontrol Pertandingan
Masalah Chelsea semakin terlihat setelah gol pertama Brentford.
Dalam usaha mencari gol penyama kedudukan, The Blues mulai bermain lebih terbuka. Kondisi tersebut justru memberikan ruang yang dapat dimanfaatkan Brentford melalui transisi cepat.
Igor Thiago kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah sebelum Fabio Carvalho melengkapi kemenangan Brentford dengan gol ketiga pada masa tambahan waktu.
Kekalahan ini memperlihatkan bahwa Chelsea masih perlu meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola pertandingan, terutama ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana.
Xabi Alonso Punya Pekerjaan Rumah
Hasil di markas Brentford menjadi bahan evaluasi penting bagi Xabi Alonso dan staf kepelatihannya.
Chelsea bukan hanya harus membenahi organisasi pertahanan, tetapi juga meningkatkan efektivitas build-up serta menjaga keseimbangan permainan ketika menyerang.
The Blues kini gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan Premier League secara beruntun dan mengoleksi tujuh poin dari lima laga awal musim.
Jeda internasional memberikan waktu bagi Alonso untuk melakukan evaluasi sebelum Chelsea kembali menjalani persaingan Premier League.
Jika ingin tampil lebih konsisten, Chelsea harus mampu menjaga intensitas permainan selama 90 menit sekaligus mengurangi kesalahan yang dapat dimanfaatkan lawan.
