OLAHRAGASEPAK BOLA

Final Piala AFF 2026: Thailand Bikin 2 Gol Bunuh Diri, Vietnam Pertahankan Gelar Juara!

Jokerbola.news-Final Piala AFF 2026 menghadirkan drama luar biasa ketika Timnas Vietnam berhadapan dengan Thailand pada leg kedua di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8/2026). Pertandingan berakhir dengan skor 2-2, tetapi hasil tersebut sudah cukup bagi Vietnam untuk mempertahankan gelar juara.

Vietnam sebelumnya membawa modal kemenangan 2-0 dari leg pertama di Bangkok. Dengan tambahan hasil imbang 2-2 pada leg kedua, The Golden Star Warriors akhirnya menang agregat 4-2 atas Thailand.

Menariknya, dua gol Vietnam pada leg kedua justru tercipta melalui gol bunuh diri pemain Thailand. Kiper Chatchai Bootprom dan bek Wanchai Jarunongkran menjadi pemain yang masuk dalam catatan pertandingan karena masing-masing mencetak gol ke gawang sendiri.

Thailand Tampil Agresif Sejak Awal

Thailand datang ke Stadion My Dinh dengan misi yang sangat berat.

Kekalahan 0-2 pada leg pertama membuat mereka membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal dua gol untuk menyamakan agregat.

Pasukan Anthony Hudson pun langsung bermain agresif sejak menit pertama.

Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-12.

Yotsakorn Burapha Buka Keunggulan

Yotsakorn Burapha menjadi pemain yang berhasil membawa Thailand unggul lebih dahulu.

Ia memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan kiper Vietnam, Patrik Le Giang.

Gol tersebut membuat Thailand memperkecil ketertinggalan agregat menjadi 1-2.

Momentum pertandingan pun mulai berubah.

Thailand semakin percaya diri, sedangkan Vietnam harus bekerja keras mempertahankan keunggulan agregat mereka.

Vietnam Kesulitan Mengembangkan Permainan

Berbeda dengan leg pertama, Vietnam tidak mampu mendominasi pertandingan dengan nyaman.

Thailand tampil lebih berani dan terus menekan lini pertahanan tuan rumah.

Vietnam beberapa kali mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik. Namun, pertahanan Thailand mampu mengantisipasi beberapa ancaman tersebut.

Pada babak pertama, Thailand bahkan memiliki peluang untuk menambah keunggulan.

Namun, skor 1-0 untuk Thailand tetap bertahan hingga turun minum.

Secara agregat, Vietnam masih unggul 2-1.

Thailand Mendapat Penalti, tetapi Gagal

Awal babak kedua menjadi momen yang sangat penting bagi Thailand.

The War Elephants mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang.

Kakana Khamyok kemudian maju sebagai eksekutor.

Jika penalti tersebut berhasil dikonversi menjadi gol, Thailand akan semakin dekat untuk menyamakan agregat.

Namun, eksekusi Khamyok justru melambung di atas mistar gawang.

Peluang emas tersebut akhirnya terbuang sia-sia.

Gol Bunuh Diri Chatchai Mengubah Pertandingan

Hanya beberapa menit setelah Thailand gagal memanfaatkan penalti, situasi pertandingan berubah secara drastis.

Pada menit ke-52, Vietnam berhasil mencetak gol.

Do Hoang Hen melepaskan tembakan yang lebih dahulu mengenai tiang gawang. Bola kemudian memantul dan mengenai tubuh kiper Thailand, Chatchai Bootprom, sebelum masuk ke dalam gawang.

Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri.

Skor berubah menjadi 1-1.

Secara agregat, Vietnam kembali unggul 3-1.

Thailand Belum Menyerah

Meski tertinggal kembali secara agregat, Thailand tidak menyerah.

Mereka terus mencari celah di pertahanan Vietnam.

Pergantian pemain juga dilakukan untuk menambah daya gedor.

Usaha Thailand akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85.

Wanchai Jarunongkran Bawa Thailand Unggul Lagi

Wanchai Jarunongkran berhasil mencetak gol kedua Thailand.

Berawal dari kesalahan lini belakang Vietnam, Wanchai mendapatkan kesempatan untuk melepaskan tembakan yang kemudian berhasil melewati penjagaan Patrik Le Giang.

Thailand kembali unggul 2-1.

Secara agregat, Thailand masih tertinggal 2-3.

Mereka membutuhkan satu gol tambahan untuk memaksa pertandingan masuk ke situasi yang lebih menguntungkan.

Drama Terjadi di Injury Time

Thailand memiliki kesempatan untuk menciptakan salah satu comeback terbesar dalam sejarah Piala AFF.

Namun, harapan tersebut justru berakhir secara dramatis.

Pada masa injury time, Wanchai Jarunongkran yang sebelumnya menjadi pahlawan Thailand justru mencetak gol bunuh diri.

Upayanya untuk membuang bola malah membuat bola masuk ke gawang sendiri.

Skor berubah menjadi 2-2.

Gol tersebut sekaligus memastikan Vietnam tetap unggul agregat 4-2.

Vietnam Pertahankan Gelar Piala AFF

Hasil imbang 2-2 membuat Vietnam resmi mempertahankan gelar Piala AFF.

Mereka sebelumnya sudah menjadi juara pada edisi 2024 dan kembali mengangkat trofi pada 2026.

Kemenangan agregat 4-2 atas Thailand menjadi penutup sempurna perjalanan Vietnam di turnamen tahun ini.

Keberhasilan tersebut juga semakin memperkuat posisi Vietnam sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.

Vietnam Menang Berkat Konsistensi

Jika melihat perjalanan final, kemenangan Vietnam bukan hanya ditentukan oleh leg kedua.

Mereka sudah membangun keunggulan penting sejak leg pertama.

Pada pertandingan di Stadion Rajamangala, Bangkok, Vietnam berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 2-0 melalui gol Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai.

Hasil tersebut menjadi fondasi utama keberhasilan Vietnam mempertahankan gelar.

Thailand Gagal Melakukan Comeback

Thailand sebenarnya sudah menunjukkan mentalitas luar biasa.

Mereka berhasil mencetak gol lebih dahulu dan sempat kembali unggul 2-1 pada leg kedua.

Namun, gol bunuh diri pada masa injury time membuat perjuangan mereka berakhir.

Kegagalan penalti Kakana Khamyok juga menjadi salah satu titik penting yang membuat Thailand kehilangan peluang untuk memberikan tekanan lebih besar kepada Vietnam.

Vietnam Semakin Dekat dengan Rekor Thailand

Gelar Piala AFF 2026 menjadi trofi keempat Vietnam sepanjang sejarah turnamen.

Vietnam sebelumnya menjadi juara pada 2008, 2018, dan 2024.

Dengan empat gelar, Vietnam menyamai koleksi Singapura dan semakin mendekati Thailand yang masih menjadi negara dengan jumlah gelar terbanyak.

Keberhasilan back-to-back juga menjadi bukti konsistensi Vietnam dalam beberapa edisi terakhir.

Drama Dua Gol Bunuh Diri Jadi Sorotan

Salah satu cerita paling menarik dari final ini adalah dua gol bunuh diri yang terjadi dalam satu pertandingan.

Gol pertama Vietnam berasal dari kiper Chatchai Bootprom.

Sementara gol kedua berasal dari Wanchai Jarunongkran.

Khusus Wanchai, gol tersebut terasa sangat menyakitkan karena sebelumnya ia sempat menjadi pemain yang membawa Thailand unggul 2-1 pada menit ke-85.

Hanya beberapa menit kemudian, ia justru menjadi sosok yang memastikan harapan Thailand berakhir.

Pendahuluan

Final Piala AFF 2026 menghadirkan drama luar biasa antara Vietnam dan Thailand.

Pertandingan leg kedua berakhir imbang 2-2, tetapi Vietnam keluar sebagai juara setelah memenangkan final dengan agregat 4-2.

Thailand sempat unggul melalui Yotsakorn Burapha dan Wanchai Jarunongkran. Namun, dua gol bunuh diri membuat Vietnam mampu menyamakan kedudukan.

Chatchai Bootprom mencetak gol bunuh diri pada menit ke-52, sedangkan Wanchai Jarunongkran melakukan kesalahan fatal pada masa injury time.

Hasil tersebut memastikan Vietnam mempertahankan gelar Piala AFF 2026 sekaligus mencatatkan gelar keempat sepanjang sejarah turnamen.

Sementara bagi Thailand, kegagalan ini menjadi akhir pahit dari perjuangan panjang mereka. Sempat memiliki peluang melakukan comeback setelah tertinggal 0-2 pada leg pertama, Thailand akhirnya harus puas menjadi runner-up setelah drama dua gol bunuh diri di Hanoi.

Related Articles

Back to top button