UEFA juga Madrid bersepakat, proyek Kejuaraan Super Eropa tamat

Ibukota Indonesia – UEFA serta Real Madrid akhirnya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perseteruan hukum mengenai proyek kompetisi Turnamen Super Eropa yang mana mengakibatkan kontroversi besar pada sepak bola Eropa.
Kabar itu diinformasikan bersatu oleh UEFA, Real Madrid, kemudian European Football Clubs (EFC) pada Rabu.
UEFA lalu Madrid menyatakan sudah setuju secara prinsip pasca melalui pembicaraan berbulan-bulan.
Kesepakatan itu menegaskan bahwa prinsip prestasi olahraga akan permanen dihormati demi menyimpan keselamatan sepak bola klub ke Eropa.
“Kesepakatan prinsip ini juga akan berubah jadi dasar penyelesaian sengketa hukum terkait Kompetisi Super Eropa, pasca prinsip-prinsip yang disebutkan dijalankan lalu diimplementasikan,” kata dia seperti diwartakan ESPN pada Rabu.
Oktober tahun lalu, Real Madrid menuntut kompensasi dari UEFA setelahnya Pengadilan Daerah Madrid menolak banding UEFA, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), serta LaLiga terkait proyek Super League.
Real Madrid adalah salah satu dari 12 klub elite Eropa yang mana memperkuat pembentukan kompetisi tandingan Kompetisi Champions pada 2021.
Namun, dukungan terhadap turnamen kontroversial itu runtuh semata-mata pada hitungan hari akibat tekanan besar dari suporter serta pemerintah beraneka negara.
Enam klub Kompetisi Inggris yang digunakan semula terlibat memilih mundur, dihadiri oleh klub-klub lain. Real Madrid lalu Barcelona berubah jadi dua klub terakhir yang masih menyokong proyek itu.
Namun, Barcelona resmi mundur dari proyek yang dimaksud pekan tak lama kemudian sehingga Real Madrid berubah menjadi satu-satunya klub yang digunakan masih mengupayakan gagasan tersebut.
Upaya menghidupkan kembali konsep kompetisi tandingan itu kembali muncul pada Desember 2024 melalui proposal bertajuk “Unify League”, yang akan melibatkan 96 klub di empat divisi.
Gagasan itu kembali gagal mendapatkan dukungan luas, khususnya oleh sebab itu ditolak keras oleh liga-liga besar seperti Kejuaraan Spanyol lalu Turnamen Inggris.
Dengan tercapainya kesepakatan ini, konflik panjang antara UEFA kemudian Real Madrid terkait Kejuaraan Super Eropa resmi berakhir.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



