OLAHRAGA

Tatap Proliga 2026, Bulent geber fisik JPE

Ibukota Indonesia – Manajer Ibukota Pertamina Enduro Bulent Karslioglu menggeber fisik anak asuhnya untuk menatap Proliga musim 2026.

JPE yang dimaksud berstatus sebagai juara bertahan pada masa kini berambisi untuk bisa saja mempertahankan peringkat sekaligus mengamankan peringkat juara Proliga keempatnya selama keikutsertaan.

"Proliga adalah kompetisi yang digunakan panjang. Fokus kami adalah merawat kesiapan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," kata Bulent pada konferensi pers pada Jakarta, Senin.

"Kami juga ingin para pemain siap menghadapi tekanan bersama, baik di dalam pada maupun ke luar lapangan," imbuh ahli jika Turki ini.

Tim yang dimaksud bermarkas di GOR Pertamina Simprug, DKI Jakarta ini sudah pernah menjalani pemusatan latihan sejak November setelah itu untuk menatap kompetisi Proliga 2026.

Selain melakukan pemusatan latihan, JPE juga melakukan beberapa jumlah perombakan ke skuad pasca dipastikannya pemain kunci merekan pada musim sesudah itu Junaida Santi absen oleh sebab itu masih di proses pemulihan cedera.

Kehadiran kapten regu nasional Nusantara Megawati Hangestri di JPE akan berubah menjadi tambahan amunisi yang mana segar untuk kelompok asuhan Bulent ke kedudukan outside hitter.

Disamping sudah pernah mengamankan tanda tangan Megatron, JPE juga memboyong jasa dari pemain dengan syarat Kuba Wilma Salas yang digunakan mengisi satu slot pemain asing setelahnya satu slot sisanya kembali diisi oleh Iana Shcherban yang telah dilakukan menguatkan tim sejak musim lalu.

Setter Tisya Amallya Putri pada musim ini kembali dipercaya untuk memegang ban kapten setelahnya pada musim sebelumnya juga sempat diamanahi peran tersebut.

Dengan komposisi pemain yang mana baru, JPE berharap dapat terus mempertahankan penghargaan juara dan juga menunjukkan permainan yang tersebut sangat jauh lebih banyak berprogres dari pada musim sebelumnya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button