OLAHRAGA

Rafael Struick bersemangat dilatih oleh Patrick Kluivert

DKI Jakarta – Pemain timnas Indonesia Rafael Struick mengaku dirinya bersemangat dilatih oleh pembimbing baru regu Garuda Patrick Kluivert, yang dimaksud akan menjalani debut melatihnya pada laga ketujuh putaran ketiga kualifikasi Piala Bumi 2026 Grup C melawan Australia di tempat Stadion Sepak Bola Sydney, Kamis (20/3) pukul 16.10 WIB.

“Kami pada masa kini memiliki Patrick Kluivert juga beliau adalah nama besar, beliau adalah legenda juga saya sangat bersemangat untuk bekerja dengannya juga mengamati apa yang dapat ia lakukan," kata Struick, dikutipkan dari laman resmi AFC, Selasa.

PSSI mengumumkan kedatangan Kluivert sebagai instruktur yang dimaksud menggantikan Shin Tae-yong pada 8 Januari lalu. Di timnas Indonesia, Kluivert dibantu dua asisten utamanya yaitu Alex Pastoor kemudian Denny Landzaat.

Struick mengumumkan kedatangan Kluivert adalah kebijakan yang dimaksud tepat yang digunakan dijalankan oleh pihak federasi. "Keputusan telah terjadi dibuat oleh petinggi dan juga saya pikir itu adalah tindakan yang dimaksud baik, tetapi kita harus mengawasi pada pertandingan mendatang," kata dia.

Pemain 21 tahun itu mengaku sangat senang memiliki Kluivert sebagai pelatih, apalagi semasa menjadi pemain, dulunya pria 48 tahun itu memiliki nama besar di dalam dunia sepak bola sebagai striker hebat.

Selain tentang nama besar sebagai pemain, Struick juga senang dilatih Kluivert yang dimaksud merupakan manusia pembimbing dari Eropa, terlebih dari Belanda yang tersebut merupakan tempat ia lahir kemudian besar.

“Ini bukanlah untuk jangka pendek. Untuk masa depan, ada baiknya juga memiliki beberapa instruktur Eropa. Saya bersemangat. Kami tahu ini akan berbeda. Saya bersemangat," tutur dia.

Lebih lanjut, Struick juga merasa terhormat pernah merasakan dilatih oleh Shin Tae-yong, yang dimaksud ia sebut miliki hubungan dekat dengannya.

Shin Tae-yong merupakan instruktur yang mana memberikan debut regu senior untuk Struick. Selain di area pasukan senior, instruktur selama Korea Selatan itu juga memberikan kesempatan pemain Brisbane Roar itu berlaga pada bawah asuhannya di tempat timnas U-20 serta timnas U-23.

“Saya mempunyai hubungan yang baik dengan Shin Tae-yong dikarenakan saya memulai perjalanan ini bersamanya. Ia setiap saat sangat jujur ​​dan terbuka terhadap saya, lalu ia percaya terhadap saya bahwa saya sanggup menjadi pemain yang mana tambahan baik," kata pemain yang digunakan telah memiliki 22 caps sama-sama timnas senior Indonesia itu.

“Saya menghargai semua yang telah lama ia lakukan untuk saya dan juga ia telah lama melakukan banyak hal untuk negara ini. Ia memiliki dampak yang tersebut sangat besar bagi Indonesia serta saya ingin berterima kasih kepadanya untuk itu. Dan saya pikir seluruh Indonesia sangat berterima kasih untuk itu," kata dia.

Related Articles

Back to top button