OLAHRAGA

Menpora dorong domino jadi motor baru sektor olahraga nasional

Ibukota – Menteri Pemuda kemudian Olahraga Erick Thohir memacu Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) agar menjadikan domino sebagai bagian dari lapangan usaha olahraga yang mana mampu memberi partisipasi dunia usaha bagi Indonesia.

Erick pada pelantikan Pengurus Provinsi Orado seluruh Nusantara dalam Jakarta, Rabu, menegaskan pentingnya meninjau olahraga dari perspektif yang dimaksud lebih tinggi luas.

“Saya ingin meninjau perspektif olahraga nasional ini tiada cuma dilihat dari prestasi,” ujar Menpora di sambutannya pada acara tersebut.

Ia memaparkan bahwa bidang olahraga dunia memiliki nilai dunia usaha yang sangat besar kemudian terus mengalami pertumbuhan. “Kalau kita lihat bilangan sport industry di dalam dunia Rp80 ribu triliun, berkembang delapan persen per tahun,” kata Erick.

Menurut Erick, sebagian besar kue sektor olahraga global masih dikuasai negara-negara tertentu. Sekitar 40 persen bidang olahraga globus berada pada Amerika Serikat, dengan olahraga prestasi yang mana mengalami perkembangan menjadi sektor seperti basket, american football, serta baseball.

Ia menambahkan, negara lain juga berhasil mengemas cabang olahraga menjadi industri, seperti sepak bola di dalam Inggris, rugby di Australia, serta kriket pada India. Selain itu, terdapat pula olahraga yang mana sejak awal dibangun dengan pendekatan lapangan usaha hiburan seperti UFC serta WWE.

Erick menganggap Nusantara harus memanfaatkan prospek dengan mengembangkan bermacam cabang olahraga, termasuk domino, sebagai bagian dari lingkungan sport industry.

Menurutnya, olahraga dapat menjadi sarana pengembangan prestasi kemudian kesegaran yang digunakan miliki nilai ekonomi.

Menpora juga menjelaskan bentuk perputaran uang di bidang olahraga. “Peran uang pemerintah memutar dunia usaha paling 10 sampai 15 persen saja, 30 persen pembangunan ekonomi dari yang dimaksud cinta olahraga atau yang dimaksud cinta industri, dan juga 55 persen perputaran uang yang dimaksud melakukan olahraga itu,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Erick menyambut positif peluncuran Orado sebagai federasi yang digunakan menaungi olahraga domino. “Saya senang lahirnya Orado, yang tersebut jadi salah satu olahraga yang mana meningkatkan sport sektor di dalam Indonesia,” katanya.

Ia berharap, apabila domino mengalami perkembangan berubah jadi olahraga besar, Nusantara dapat bermetamorfosis menjadi tuan rumah event internasional. Erick mengkaji berbagai negara sekarang menjadikan turnamen planet sebagai bagian dari sport tourism yang dimaksud berdampak pada perekonomian.

“Sekarang sejumlah sekali negara memulai pembangunan kompetisi dunia berubah menjadi sport tourism. Mudah-mudahan, pada saat domino jadi olahraga besar, kompetisi dunianya bisa saja terus pada Indonesia, kasih lihat keindahan Indonesia, serta membantu dunia usaha Indonesia,” ujar Erick.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button