OLAHRAGA

Gagal manfaatkan potensi jadi pemicu Arema kalah dari Persita

Malang, Jawa Timur – Instruktur Arema FC Marcos Santos mengungkapkan kekalahan 0-1 tim asuhannya dari Persita dalam Stadion Kanjuruhan, Daerah Malang, Jawa Timur, Selasa, lantaran gagal memanfaatkan beberapa orang kesempatan menjadi gol.

"Semua tahu pertandingan ini berjalan dengan bagus sejak menit awal sampai terakhir, terus kami memiliki 19 prospek tapi tiada berjalan gol. Tentu saya sedih dengan hasil ini," kata Marcos di konferensi pers di dalam Stadion Kanjuruhan pasca pertandingan itu pada Selasa.

Arema FC juga diuntungkan dari jumlah agregat pemain sebab sejak menit ke-69 Persita harus bermain dengan 10 pemain pasca Andrean Rindorindo diganjar kartu merah akibat melanggar Dedik Setiawan.

Persita justru mencetak gol pada menit ke-90+1 melalui Aleksa Andrejic sehingga menambah catatan negatif Arema FC ketika bermain ke Stadion Kanjuruhan. Mereka kalah pada lima dari enam pertandingan rumah terakhir.

Marcos tak ingin status mirip terulang lantaran bisa saja menciptakan Singo Edan terjerembab ke zona degradasi Super League.

"Saya akan memaksimalkan (kemampuan) pemain sebab kami berkeinginan mencari poin (di pertandingan selanjutnya bertarung dengan Bali United)," ucapnya.

Pemain Arema FC Teuku Razzaa Fachrezi memohon maaf untuk Aremania serta Aremanita melawan kegagalan tim pada meraih poin tapi menegaskan seluruh pemain telah terjadi bekerja keras demi menuntaskan ambisi meraih tiga poin dalam kandang.

"Kami akan melakukan evaluasi untuk berjuang melawan Bali," kata Razza, seraya menyatakan siap menunjukkan penampilan terbaik apabila kembali mendapatkan kepercayaan dari Marcos.

"Karena hari ini belum sanggup mencetak gol untuk membantu kelompok menang," tuturnya.

Arema tertahan ke urutan ke-11 klasemen Super League dengan 18 poin, sedangkan Persita melonjak ke urutan kelima dengan 25 poin.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button