Erick Thohir Pasang Target Realistis untuk Timnas Indonesia: Wajib Raih 3 Poin!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir , tak ingin muluk-muluk namun tetap saja membakar semangat Timnas Indonesia jelang dua laga krusial tersisa di area Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 . Erick memiliki target Skuad Garuda mampu mengamankan minimal tiga poin, sembari menyimpan asa akan adanya kejutan pada waktu bertandang ke markas raksasa Asia, Jepang.
Peluang Timnas Indonesia untuk mengamankan tiket ke Piala Global 2026 masih terbuka lebar. Saat ini, di tempat bawah arahan instruktur Patrick Kluivert, Garuda bercokol di dalam peringkat keempat dengan koleksi sembilan poin.
Timnas Indonesia unggul tiga bilangan dari Bahrain kemudian China, juga hanya saja terpaut satu poin dari Arab Saudi yang tersebut menduduki sikap ketiga.
Dua pertandingan penentu nasib menanti Marselino Ferdinan dkk, menjamu China pada 5 Juni mendatang kemudian melawat ke kandang Negeri Sakura pada 10 Juni. Hasil dari kedua laga ini akan menentukan apakah Indonesia mampu lolos dengan segera ke putaran final atau harus berjuang lebih besar keras melalui fase keempat kualifikasi.
Erick Thohir secara realistis memproyeksikan Timnas Indonesia akan finis dalam kedudukan tiga atau empat klasemen akhir. Syaratnya, Garuda wajib mengamankan tiga poin dari dua pertandingan sisa.
Laga kandang kontra China menjadi prioritas utama untuk meraih poin maksimal tersebut. “Pertandingan melawan China dan juga Negeri Matahari Terbit ke depan tentu bukan mudah. Kami harus meraih setidaknya tiga poin,” ujar Erick.
“Tentu, hasil regu lain juga akan berpengaruh terhadap sikap kita, apakah mampu finis pada peringkat ketiga atau keempat, juga apakah kita melaju ke ronde keempat,” lanjutnya.
Mantan Presiden Inter Milan itu menyadari betul beratnya tantangan yang dimaksud akan dihadapi Timnas Indonesia, khususnya ketika berhadapan dengan Jepang, salah satu kekuatan dominan di tempat sepak bola Asia.
Namun, Erick tetap saja menanamkan keyakinan bahwa kejutan dapat hanya terjadi di area menghadapi lapangan hijau. “Jika ingin lolos langsung, kami harus menang di tempat kedua laga. Tapi saya tahu, menghadapi Negeri Matahari Terbit akan sangat berat. Namun, siapa tahu kita bisa jadi menciptakan kejutan. Tidak ada yang bukan kemungkinan besar pada sepak bola, kesempatan itu setiap saat 50:50,” tegas Erick.
Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Bumi 2026 memang benar masih terjal dan juga penuh tantangan. Selain wajib meraih kemenangan di dalam dua laga sisa, Skuad Garuda juga membutuhkan keajaiban dalam bentuk hasil minor yang digunakan dialami Australia, yang pada waktu ini menempati sikap kedua dengan 13 poin. Namun, fokus utama tetaplah pada bagaimana Timnas Indonesia mampu memaksimalkan prospek serta meraih hasil terbaik di tempat dua laga penentu nanti.