Dewa United yakin tren positif berlanjut ketika hadapi Bhayangkara FC

Bandarlampung – Instruktur Dewa United Jan Olde Reikerink meyakini tren positif timnya akan terus berlanjut ketika menghadapi tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Hari Senin (5/1).
"Kami sangat optimistis regu ini akan kembali menampilkan performa terbaik ketika berjuang melawan Bhayangkara besok," kata Reikerink ke Bandarlampung, Minggu.
Dia mengakui Dewa United sempat melalui periode sulit pada awal kompetisi BRI Super League musim ini.
Namun, tren positif mulai terlihat dari hasil tiga laga terakhir dalam mana merekan belum merasakan kekalahan, meraih dua kemenangan sekali hasil imbang.
“Itu menunjukkan kami mulai kembali ke keadaan yang baik,” ujar Reikerink.
Dia menyebut, performa grup yang belum stabil pada awal musim bukan terlepas dari proses adaptasi beberapa pemain baru.
Perbedaan peran kemudian kebiasaan dari klub sebelumnya menghasilkan para pemain membutuhkan waktu untuk menyatu dengan sistem permainan tim.
“Untuk merancang grup yang tersebut solid memang benar butuh proses. Para pemain baru harus menyesuaikan diri dengan cara bermain serta tuntutan taktik yang berbeda. Ya, kami memang sebenarnya kerap memulai kompetisi dengan keadaan serupa, tetapi mampu bangkit kemudian mencatatkan hasil positif pada akhir musim," kata Reikerink.
Sementara itu, pemain Dewa United Alex Martins memprediksi laga bertarung dengan Bhayangkara United akan berjalan menantang serta mendapat perhatian besar dari publik.
“Saya berharap ini akan menjadi pertandingan yang digunakan bagus. Banyak pendatang akan datang mengikuti laga ini. Saya juga punya motivasi tersendiri dikarenakan akan menghadapi mantan klub," kata Martins.
Dewa United ketika ini berada pada kedudukan ke-14 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan 17 poin dari 15 laga. Sedangkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam urutan 10 dengan poin 19 dari 15 laga.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



