SEPAK BOLA

UEFA Menerapkan Kebijakan Baru Terkait Akumulasi Kartu Kuning

Liga Champions dimulai tengah pekan ini, dengan Paris Saint-German yang mengemban juara bertahan turnamen ini, Beberapa tim top Eropa telah memperkuat skuad dengan mengeluarkan biaya setidaknya 100 juta poundsterling (Rp2,38 triliun) untuk satu pemain.

Pemain atau staff yang mendapat kartu kuning dua kali atau kartu merah akan diganjar skors untuk pertandingan selanjutnya dalam kompetisi UEFA, Itu berarti, kartu merah yang diterima di Liga Champions juga akan berujung pada larangan bermain di Liga Europa atau Liga Conference jika itu adalah pertandingan berikutnya pemain tersebut di Eropa.

UEFA juga berhak untuk memperluas hukuman ke kompetisi lain jika terjadi pelanggaran serius, meskipun hal itu akan diputuskan oleh badan disiplin UEFA. Ada pula aturan khusus terkait babak akhir kompetisi. Akumulasi kartu kuning akan dihapus setelah perempat final sehingga tidak dibawa ke semifinal.

Meski demikian, pemain yang mendapatkan kartu kuning keempat pada leg perempat final tetap akan menjalani hukuman pada salah satu leg semifinal, Sementara itu, kartu kuning yang diterima di semifinal tidak akan membuat pemain terkena skorsing untuk final. Dengan demikian, satu-satunya cara seorang pemain absen di partai final akibat hukuman adalah jika ia mendapat kartu merah.

Related Articles

Back to top button