Diogo Ramalho Beberkan Misi Bersama Persebaya, Nyaman Berada di Kota Baru

Diogo Ramalho belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai target pribadi bersama Persebaya Surabaya. Gelandang asal Portugal itu memilih memusatkan perhatian pada satu hal yang dianggap paling penting, yakni membangun kondisi terbaik bersama tim.
Diogo menyadari dirinya masih berada dalam tahap adaptasi. Karena itu, setiap sesi latihan dan pertandingan pramusim dimanfaatkan untuk meningkatkan kebugaran sekaligus memperkuat hubungan dengan rekan-rekan setim.
Pemain berusia 27 tahun tersebut menilai fase pramusim memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembentukan tim. Selain meningkatkan kesiapan fisik, periode ini menjadi kesempatan untuk memahami karakter permainan sepak bola Indonesia.
“Bagi saya, yang paling penting saat ini adalah mencapai kondisi fisik yang bugar, membangun chemistry dengan rekan-rekan setim, serta saling memahami cara bermain di Indonesia,” ujarnya.
Perlu Adaptasi

Diogo sudah tampil dalam dua pertandingan Grup B Piala Presiden 2026. Dia telah membukukan 90 menit bermain, masing-masing 45 menit saat bersua Persija Jakarta dan PSMS Medan.
Performanya terbilang cukup apik, meski tetap membutuhkan adaptasi. Persebaya berhasil menang dengan skor identik 1-0 dalam dua laga itu, tetapi tentu masih harus melakukan banyak perbaikan.
Menurut Diogo, perkembangan Persebaya sejauh ini berjalan ke arah yang positif. Ia melihat kualitas permainan tim terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya seiring makin kuatnya kekompakan di dalam skuad.
Keikutsertaan Bajul Ijo di ajang Piala Presiden 2026 juga dinilainya menjadi sarana yang tepat untuk mengukur kesiapan tim. Turnamen pramusim ini memberikan pengalaman penting sebelum Persebaya benar-benar terjun ke persaingan Super League 2026/2027.
Musim Debut

Diogo termasuk pemain yang akan menjalani musim debut karier di Indonesia. Menjaga kondisi kebugaran jadi modal penting untuk beradaptasi dan cepat menyatu dengan tim.
“Pelatih meminta saya untuk benar-benar berada dalam kondisi fisik yang prima supaya bisa membantu tim secara maksimal. Saya terus berusaha memenuhi hal tersebut, dan kepercayaan yang diberikan pelatih sangat berarti bagi saya,” ungkapnya
Mantan pemain klub Portugal itu menegaskan dirinya terus bekerja keras agar dapat membalas kepercayaan Bernardo Tavares.
Ia berharap proses adaptasi yang dijalani dapat berjalan lebih cepat sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi Bajul Ijo.
Mulai Nyaman di Surabaya
Tak hanya menikmati proses di dalam lapangan, Diogo juga mulai merasa nyaman menjalani kehidupan di Surabaya. Sambutan hangat yang diterimanya sejak pertama datang membuat proses adaptasi berlangsung lebih mudah.
Ia mengaku tidak hanya merasakan dukungan dari lingkungan klub, tetapi juga dari masyarakat Surabaya dan Bonek yang selalu memberikan sambutan positif kepada dirinya maupun keluarganya.
“Suporter, kota ini, dan terutama orang-orangnya sangat luar biasa. Mereka begitu ramah kepada saya dan istri saya. Hal itu membuat saya merasa benar-benar serasa di rumah sendiri,” ucapnya.
Persebaya sudah memastikan lolos ke semifinal Piala Presiden 2026 dan untuk sementara mengoleksi enam poin. Mereka masih akan melakoni laga terakhir Grup B melawan Port FC, Sabtu (1-8-2026).
SUMBER:BOLACOM



