Yamal lampaui Maradona pada Barcelona

Ibukota Indonesia – Jumlah gol Lamine Yamal ke Barcelona melampaui pesepak bola legendaris Argentina, Diego Maradona, setelahnya beliau melesakkan gol kontra Albacete Balompie dalam perempat final Piala Raja 2025/2026, Rabu (4/2) dini hari WIB.
Dikutip dari laman Barcelona, Kamis, gol yang disebutkan menimbulkan Yamal total menorehkan 39 gol untuk Barcelona, tambahan berbagai satu gol dari Maradona.
Namun, Maradona hanya sekali memerlukan 58 pertandingan untuk melesakkan 38 gol tersebut, sementara Yamal harus 135 laga untuk menciptakan gol-golnya.
Yamal pun sekarang ini berada di peringkat ke-71 pencetak gol terbanyak Barcelona, sementara Maradona ada di dalam tempat ke-73.
Gol ke gawang Albacete juga menimbulkan Yamal bermetamorfosis menjadi pemain termuda dalam Kompetisi Spanyol (La Liga) yang dimaksud melesakkan empat gol berturut-turut di dalam semua kompetisi. Dia melakukan itu pada usia 18 tahun 205 hari.
Di Barcelona, dua pemain termuda berikutnya adalah Paulino Alcantara (19 tahun 44 hari) serta Vincenc Martinez (19 tahun 120 hari).
Kemudian, sejak 2013/2014, hanya saja ada delapan pemain Barcelona yang digunakan bisa saja menciptakan gol minimal empat pertandingan beruntun satu di antaranya Yamal.
Ketujuh lainnya adalah Lionel Messi (19 laga beruntun), Luis Suarez (10 laga beruntun), Robert Lewandowski (lima laga beruntun), Neymar, Ousmane Dembele, Raphinha serta Ferran Torres.
Sejauh ini pada musim 2025/2026, Lamine Yamal tampil oke dengan menciptakan 14 gol dan juga 12 assist untuk Barcelona di dalam semua kompetisi.
Dia menjadi salah satu pemain yang dimaksud sulit tergantikan pada era instruktur Hans-Dieter "Hansi" Flick. Itu terbukti dari 29 pertandingan yang dimaksud sudah ada dijalaninya pada musim ini, dalam mana 18 laga dalam antaranya merupakan laga liga.
Yamal pun turut membantu Barcelona memuncaki klasemen sementara liga musim ini, lolos ke semifinal Piala Raja kemudian ke sesi 16 besar Kejuaraan Champions.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



