Polres Morowali: Penangkapan Pelaku Pembakaran PT RCP Sesuai Prosedur, 1 Polisi Terluka Parah 19 Jahitan

MOROWALI, Sulawesi Tengah – Polres Morowali menegaskan bahwa penangkapan terduga pelaku pembakaran Kantor PT Raihan Catur Putra (RCP) sudah dijalankan sesuai prosedur hukum yang mana berlaku. Klarifikasi ini diberikan menyusul berubah-ubah pertanyaan juga ramalan yang tersebut muncul di masyarakat.
Kapolres Morowali melalui Kasat Reskrim Polres Morowali, AKP Erick Wijaya Siagian S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa penangkapan direalisasikan pada Minggu, 4 Januari 2026, di dalam Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir. Penangkapan diwujudkan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi serta penyelidikan yang mengarah pada dugaan keterlibatan beberapa khalayak di kejadian pembakaran Kantor PT RCP.
“Saat langkah-langkah penangkapan, terduga pelaku tiada bersikap kooperatif juga salah satu pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis parang. Akibat kejadian tersebut, orang anggota Satresmob mengalami luka pada bagian tangan hingga menerima 19 jahitan. Terduga pelaku kemudian berhasil diamankan, ” jelas AKP Erick.
Selanjutnya, pelaku kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku lainnya. Awalnya, yang dimaksud bersangkutan bersikap kooperatif, namun kemudian menolak untuk dibawa ke Polres Morowali. Petugas mengambil tindakan tegas lalu terukur sebelum akhirnya mengakibatkan ketiga terduga pelaku ke Polres Morowali guna menjalani proses hukum lebih banyak lanjut.
Polres Morowali mengimbau komunitas untuk permanen tenang, tiada terprovokasi oleh informasi yang mana belum terverifikasi, juga memaparkan sepenuhnya serangkaian hukum untuk aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang mana berlaku.
Diakhir penyampaian, AKP Erick juga menyesalkan tindakan kekerasan yang digunakan terjadi hingga menyebabkan satu personil luka parah 19 jahitan. “Kami sangat menyesalkan tindakan kekerasan yang tersebut dikerjakan oleh terduga pelaku hingga menyebabkan anggota kami terluka. Namun, kami pastikan bahwa langkah-langkah hukum akan masih berjalan profesional serta transparan. Kami juga mengapresiasi keberanian juga dedikasi anggota kami yang mana terus menjalankan tugas dengan baik meskipun di situasi yang tersebut berbahaya, ” tandasnya.


