Persijap jadikan kekalahan telak dari Persebaya sebagai motivasi

Ibukota Indonesia – Persijap Jepara bertekad menjadikan kekalahan telak 0-4 yang tersebut mereka itu telan dari Persebaya Surabaya pada pertandingan terakhirnya pada 2025 pada BRI Super League, sebagai motivasi mendekati pertandingan lawan Persija Ibukota Indonesia yang dimaksud akan berlangsung pada Hari Sabtu (3/1).
Laskar Kalinyamat kalah 0-4 dari Persebaya pada pertandingan terakhir dia ke 2025. Itu sekaligus merupakan pertandingan kedua di bawah asuhan instruktur baru mereka, Divaldo Alves.
“Sebelumnya kita mengalami kekalahan yang dimaksud cukup telak. Itu bermetamorfosis menjadi motivasi tersendiri buat kita untuk pertandingan (melawan Persija) ini serta kita tahu kita main di dalam depan suporternya Persija itu juga bermaksud bermetamorfosis menjadi motivasi untuk kita sendiri, juga semoga insyaallah kita bisa jadi bawa pulang poin dari sini,” ujar gelandang Persijap Wahyudi Hamisi pada jumpa pers pra pertandingan di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Persijap pada waktu ini menghuni tempat ke-17 pada klasemen sementara Super League dengan koleksi sembilan poin dari 15 pertandingan yang dimaksud telah dimainkan. Tekad untuk dapat secepatnya meninggalkan dari zona degradasi pun berubah jadi ambisi tersendiri lainnya yang digunakan diusung Wahyudi pada waktu melawat ke Jakarta.
“Persija bukanlah regu yang sembarangan. Persija regu yang sangat kuat pada liga sekarang ini, serta kita tahu sekarang berada di dalam zona yang tersebut lagi dalam papan bawah juga semoga itu berubah menjadi motivasi tersendiri buat kita besok buat ambil poin ke sini,” kata pemain 28 tahun itu.
Pertandingan tandang bertarung dengan Persija tidak pertama kalinya dilakoni Wahyudi, sebagai pemain yang tersebut sudah ada berkecimpung di Turnamen Indonesi sejak 2016, ia sudah ada beberapa kali menghadapi regu Macan Kemayoran.
Oleh sebab itu, ia mengaku tiada melakukan persiapan khusus untuk laga pada Hari Sabtu (3/1).
“Kalau persiapan secara khusus tidaklah ada ya, lantaran ini bukanlah pertama kali saya main lawan Persija,” ujarnya.
Setelah berjuang melawan Persija, Persijap akan memainkan dua pertandingan berat lainnya pada Januari. Yakni menjamu Dewa United pada 12 Januari, kemudian menjamu PSM Makassar pada 24 Januari.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



